Webinar Kefarmasian ''Aktif Belajar Ilmu Farmasi Di Masa Pandemi''

Thursday, 27/08/2020

Farmasi UNW News, Ungaran - Pandemi Covid-19 yang terjadi di dunia khususnya di negara kita Indonesia pada awal tahun 2020 tepatnya pada bulan maret mengakibatkan keterbatasan kegiatan di seluruh sektor. Pandemi tersebut memaksa masyarakat untuk bisa menjalankan kehidupan dengan kebiasan-kebiasaan baru yang selama ini jarang atau bahkan belum pernah dilakukan sama sekali.

Agar tetap produktif di tengah pandemi seperti ini, maka perlu beberapa terobosan atau inovasi baru sehingga kegiatan yang selama ini dilakukan tetap bisa dijalankan.   

Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ngudi Waluyo telah menyelenggarakan webinar kefarmasian dengan tema ‘’Aktif Belajar Ilmu Farmasi Di Masa Pandemi’’ (Rabu, 26 Agustus 2020). Webinar tersebut diadakan melalui aplikasi zoom dan live streaming youtube, yang diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan (mahasiswa/mahasiswi, Dosen & Tenaga Kependidikan Universitas Ngudi Waluyo dan beberapa dari luar instansi Universitas Ngudi Waluyo).

Webinar tersebut di moderatori oleh apt. Andre Wahyudi, S.Farm., M.Farm. yang merupakan salah satu dosen Fakultas Farmasi Universitas Ngudi Waluyo yang membidangani kelompok Dosen bidang Farmasi Klinik.

Ada dua pembicara pada webinar ini, yang pertama adalah Dr. apt. Nanang Munif Yasin, M.Pharm. yang saat ini menjabat sebagai Ketua Program Studi S1 Farmasi Universitas Gajah Mada dan juga sebagai Ketua Pengurus Daerah IAI Provinsi DIY. Pada pemaparannya mebawakan materi tentang ‘’Inovasi Pembelajaran Bidang Farmasi di Era New Normal’’ . Beberapa poin penting dari pemamarannya khususnya di masa pandemi seperti ini adalah : 1. Perlunya penyesuaian perkuliahan dengan pembelajaran online di masa Pandemic Covid-19, yang dirancang interaktif dan menyenangkan, 2. Perlunya implementasi  paradigma baru pembelajaran yang meliputi : Mahasiswa merancang sendiri pembelajarannya, belajar aktif perlunya softskill dan memperhatikan proses serta hasil kemudian melakukan inovasi pembelajaran lebih siap ketika kuliah di kelas, 3. Sinergicivitas akademi (dosen, mahasiswa, karyawan) dan stakeholder dalam tercapainya kompetensi yang diharapkan.

Pemateri yang kedua adalah Dr. rer. Nat. Adi Nur Cahyo, S.Pd., M.Pd. yang merupakan Dosen & Staff Ahli Bidang Akademik Universitas Negeri Semarang. Pada pemaparannya membawakan materi tentang ‘’Modul Daring dan Aktifasi Pembelajarannya’’ , beberapa poin penting yang disampaikan adalah pada kondisi pandemic seperti ini harus melakukan perubahan khususnya di sektor pendidikan. Agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan lancar maka perlu melakukan pemilihan metode dan media perkuliahan yang menyesuaikan capaian pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dan kondisi mahasiswa dengan mengidentifikasi kendala seperti : Kendala pulsa, kepemilikan smartphone, sinyal di daerah masing-masing dan lain sebagainya.

Webinar kefarmasian ini diselenggarakan dengan tujuan agar seluruh civitas akademika Universitas (dosen, mahasiswa dan karyawan) memahami bagaimana menindaklanjuti terjadinya pandemic covid-19 ini sehingga dapat membuka wawasan untuk bisa lebih berinovasi lagi dalam proses pembelajaran yang lebih efektif dan efisien agar tercapainya tujuan pembejaran yang sudah ditetapkan.

  • Kategori berita

  • berita Terkait

Universitas Ngudi Waluyo © Program Studi Farmasi Universitas Ngudi waluyo 2019